Ada MoU, Syariah Tunda Ujian

Kamis (17/04), terjadi penundaan Ujian Tengah Semester (UTS) mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki). Penundaan itu terjadi dikarenakan adanya Kuliah Tamu yang diadakan pihak fakultas. Acara ini bersamaan dengan penandatanganan MoU antara UIN Maliki dengan Universitas Brawijaya, yang dihadiri kedua rektor universitas tersebut terkait dengan program double degree Fakultas Syariah.

Seluruh mahasiwa Fakultas Syariah yang seharusnya melaksanakan UTS dialihkan ke gedung Soekarno lantai 5 untuk mengikuti kuliah tamu, “Acara ini dirancang sudah lama, tetapi dikarenakan waktu ada MoU tiga munggu yang lalu, bertepatan kedua rektor diundang oleh presiden, satu-satunya waktu ya hari ini.” ungkap suwandi selaku wakil dekan I fakultas syariah.

Suwandi menjelaskan karena acara ini menyangkut kepentingan mahasiswa, maka harus diikuti seluruh mahasiswa. Pihak fakultas tidak bisa menunda sampai beberapa waktu kedepan karena menyesuaikan jadwal dari kedua rektor, “Mau tidak mau ujian hari ini kita alihkan ke hari selasa” tambahnya.

Namun adanya penundaan ujian ini menimbulkan kekecewaan dari pihak mahasiswa. Nur Fitriani mahasiswa jurusan Hukum Bisnis Syariah mengatakan seharusnya ada pemberitahuan terkait dengan kuliah tamu ini, sehingga dari pihak mahasiswa tidak tersita waktunya, “Banyak yang sudah begadang mempersiapkan ujian tapi ternyata ujian ditunda” ujarnya.

Menurutnya, acara ini kurang efektif karena tidak semua mahasiswa tertarik dengan program double degree. Seharusnya, kata fitriani, penandatanganan Mou seperti ini cukup dilakukan secara simbolis antara kedua pihak rektorat, sosialisasi juga lebih baik jika dilakukan oleh bagian akademik kepada mahasiswa yang berminat, sehingga acara lebih efektif. [Hanik M.]

Leave a Reply