Puisi-puisi Edel; Edelweiss Kering di dalam Vas Kaca

Edelweiss tercerabut, hanya seikat angin angin gunung menjadi semrawut lebah-lebah kalang kabut pikirku berserabut, sembunyi lari dari prajurit Istana Putri Edelweiss tinggal Kuantar dirimu yang mengering ke rumah, pulang kembali pada hunian kecil di kaki Semeru abadi di ruang tamu, di atasnya tergantung kandil emas warisan omah. Edelweiss kering di dalam vas kaca, biarlah debu menumpuk, bagai selimut salju di puncak Titlis di kelopakmu kala