Tanpa Ada yang Peduli

Pagi ini, hari Senin. Jalanan kota tampak ramai. Bus-bus hampir terisi penuh, kendaraan pribadi pun memenuhi jalanan, dan para pejalan kaki padat merayap memenuhi trotoar. Mereka tampak sibuk dengan urusan masing-masing – yang berangkat sekolah, pergi ke kantor, berteriak untuk mencari penumpang, dan lain-lain. Di sudut lain, di kolong jembatan

Puisi-Puisi Ifa; Katanya

IIlustrasi: Ifa Maghfirotus S. KATANYA Ketika mereka sibuk berunding Merundingkan kebijakan yang adil, katanya Namun, apa kabar kami? Yang menanti hal yang tak pasti Katanya ini negara demokrasi Namun, kami tak punya hak untuk menetapkan Katanya hanya menyampaikan, Bukan sok berwenang Kami hanya menyorakkan keadilan Tapi, mengapa kami dikecam? Kami memang tak punya wewenang Tapi, tak lantas mereka bisa bersikap sewenang-wenang Kami