Aksi Kamisan Dibubarkan

Kamis, (27/09) Aksi Kamisan yang bertempat di depan Balai Kota Malang  dibubarkan oleh  Organisasi masyarakat (Ormas). Menurut Rico Tude selaku Koordiator Aksi Kamisan menjelaskan pembubaran dikarenakan isu yang diangkat tentang Hoax 65, "Isu tersebut menjadi komonitas yang sensitif di tahun politik karena terdapat isu PKI, juga pelanggaran HAM” ujarnya. Selain

Penanganan Kasus Buruh Masih Lambat

Selasa (1/5) bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) melakukan aksi demo di depan Kantor Walikota  Malang, kemudian  dilanjutkan dengan audiensi bersama pihak pemerintah kota. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan terkait kondisi buruh di Malang, salah satunya keterlambatan penanganan kasus buruh oleh  Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan pihak kepolisian. Selain

Ingin Masuk UKM, PSHT Terkendala Administrasi Kemahasiswaan

Sejak tahun 2000, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menginginkan menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). PSHT sudah melakukan latihan, mengadakan beberapa kegiatan dan membawa pulang prestasi setiap kejuaraan. “Banyak prestasi yang sudah kami raih, seperti yang terbaru delegasi kami menjadi juara satu kejuaraan Siswa Krida Malang raya tahun 2018,” ujar Nailul

Diduga Lambat, HMI dan MCW Datangi Kejari

Senin (14/08), MCW (Malang Corruption Wacth) dan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) UIN Maliki Malang mendatangi Kejari (Kejaksaan Negeri) Kota Malang. Mereka meminta klarifikasi perihal kepastian hukum tentang korupsi UIN Maliki Malang yang tak kunjung ada penyelesaian. Kasus dugaan korupsi UIN Maliki Malang sudah muncul hampir tiga belas tahun sejak 2004