Kegiatan Larut Malam Dinilai Tidak Positif

(15/09) Teater Kontemporer Komedi (TK2) UIN Maliki Malang menyelenggarakan pentas teater di depan teras gedung SC bertajuk, “Surat Cinta Untuk Rama,”. Aisha Burhan selaku anggota TK2 mengaku mempersiapkan pentas itu sekitar dua bulan. Aisha dan anggotanya latihan mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-17.30 WIB lalu dilanjut pukul 19.00-00.00 WIB.

Setarakan Upah Buruh Kontrak dan Buruh Tetap

Massa yang tergabung dalam Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Malang melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (01/05) di sebelah timur Kantor Wali Kota Malang. Anggota FPBI, Sri Maryanti mengatakan salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa itu adalah penghapusan upah murah bagi buruh kontrak. PT Dwi Putra

Kekecewaan Mahasiswa Kimia dalam Pemira 2018

Pemilu Raya (Pemira) UIN Malang dilaksanakan di kantin Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) pukul 07.00 - 15.00 WIB (05/03). Namun ketika pencoblosan, surat suara calon Ketua Himpunan (Kahim) Kimia habis. Akibatnya beberapa peserta tidak mendapatkan hak memilih calon Kahim Kimia. Dalam absensi yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Saintek, terdapat 223

 Mahasiswa Keluhkan Larangan Rambut Gondrong di Fakultas Syariah

Fakultas Syariah memiliki aturan yang melarang mahasiswa laki-lakinya untuk berambut panjang. Menurut Suwandi, Wakil Dekan Fakultas Syariah bidang kemahasiswaan, aturan tersebut dikeluarkan dengan tujuan sebagai pembentukan akhlak bagi mahasiswa. Bagi mahasiswa yang melanggar aturan ini, ia akan dikeluarkan dari kelas. Aturan ini berdampak pada Abdul Ghoni, mahasiswa Hukum Bisnis Syariah

Fathul Qorib : Masalah Parkir Belum Menjadi Prioritas Kampus

(27/09) Pukul 09.00 WIB, sebuah sepeda motor Vixion ambruk di parkiran motor Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Azmi Muhammad Hijri, selaku saksi mata mengungkapkan, ambruknya motor itu terjadi ketika seorang dosen memaksa mengambil motornya dan menyenggol motor disebelahnya. Azmi kerap menjumpai kejadian seperti itu di parkiran

Aku Bukan Aku

“Pernahkah kamu berpikir, menjadi dalang ditengah-tengah ketakutan, darah-darah, kegelisahan dan ribuan ledakan senapan yang begitu dahsyat?” Hari itu pukul delapan dini hari, langit masih saja seperti pukul tiga pagi. Suram, sunyi, dan matahari enggan mempersilahkan sinarnya untukku. Bangkit dari hibernasi yang entah kapan aku memulainya, aku linglung memikirkan sesuatu yang tidak