Buruh Tuntut Pendidikan Bagi Anak Mereka Sampai Jenjang Perguruan Tinggi

”Tidak ada indikator yang jelas sehingga tidak ada yang tidak tepat sasaran, sehingga anak para buruh yang seharusnya dengan biaya yang lebih murah menjadi sama dengan anak wirausaha.”

Itulah pernyataan Novada, Anggota Sektor Satu Mei ketika menanggapi salah satu tuntutan yang diajukan tentang memberikan pendidikan gratis bagi anak buruh sampai Perguruan Tinggi dalam aksi MayDay 2017  di Alun-alun Kota Malang (01/05). Novada juga menuturkan jika tuntutan ini baru diadakan tahun ini. “Karena melihat banyaknya anak buruh yang tidak mampu melanjutkan hingga Perguruan Tinggi, karena minimya upah dan persaingan dengan anak wirausaha yang tidak jelas kuotanya,” tuturnya.

Aksi yang diikuti oleh 14 organisasi serikat buruh dan mahasiswa di Kota Malang antara lain SPBI, SMART, SGMI, GMMI, HMI, BEM-FH UB, BEM-FEB UB, PPM, FOTDIMAPELAR, KAMMI, IMM MALANG RAYA, BPD PRP, LSS, ASF MALANG ditujukan untuk menyuarakan hak-hak mereka sebagai buruh. Misdi Muhammad selaku Koordinator Lapangan aksi MayDay 2017 menjelaskan bahwa berbagai tuntutan-tuntutan untuk mensejahterakan rakyat miskin belum bisa terpenuhi. “Upaya ini dilakukan berkelanjutan dan mendorong terus menerus. Tapi pemerintah tetap saja, seperti kata orang jawa mlebu kiwo metu tengen (masuk telinga kanan keluar telinga kiri).” Ujar Misdi.

Senada dengan Misdi, Burhan salah satu pengurus Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) juga menjelaskan jika tuntutan untuk menjamin pendidikan anak buruh sampai perguruan tinggi juga sebagai upaya menjamin kesejahteraan keluarga buruh. Burhan juga menambahkan jika selama ini tuntutan untuk menjamin pendidikan anak buruh samapai jenjang Perguruan Tinggi masih kurang santer terdengar. “Hal ini masih terbelakang dan perlu diajukan,” sambung Burhan.

Menanggapi tuntutan buruh, Kasiadi selaku Kepala Bidang Hubungan Industrial, Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang menyatakan bahwa pendidikan sekolah gratis itu hanya sampai dasar saja (Sampai jenjang SMP_Red). “Ya tidak bisa, hanya sampai dasar saja yang digratiskan SD sampai SMP  tergantung APBD masing-masing daerah juga.” Pungkasnya. [Novia Dewi Ernia Putri]

UAPM Inovasi
Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI, salah satu lembaga pers mahasiswa di Kota Malang, yang masih peduli dengan permasalahan sosial di lingkungan kampus serta sekitarnya.
http://uapminovasi.com

Leave a Reply