Aksi Kamisan Dibubarkan

Kamis, (27/09) Aksi Kamisan yang bertempat di depan Balai Kota Malang  dibubarkan oleh  Organisasi masyarakat (Ormas). Menurut Rico Tude selaku Koordiator Aksi Kamisan menjelaskan pembubaran dikarenakan isu yang diangkat tentang Hoax 65, "Isu tersebut menjadi komonitas yang sensitif di tahun politik karena terdapat isu PKI, juga pelanggaran HAM” ujarnya. Selain

Terbentuknya Aliansi Rakyat

Massa melakukan aksi demonstrasi di sebelah timur Kantor Walikota Malang untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day (01/05). Salah satu organisasi yang melakukan demonstrasi adalah Aliansi Rakyat Malang (ARM). Putut Prabowo selaku Koordinator Lapangan (Korlap) mengatakan, ARM adalah organisasi gabungan berbagai elemen seperti buruh, petani, dan mahasiswa. Putut juga menjelaskan

Menuntut Hak-Hak Buruh Perempuan

Buruh perempuan yang tergabung dalam Front Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (01/05). Aksi ini dilakukan di depan kantor Wali Kota Malang. Evi Afida, buruh Perusahaan Rokok Pakis Mas menuntut diwujudkannya situasi lingkungan kerja yang ramah perempuan. Evi, juga menginginkan adanya regulasi yang

Setarakan Upah Buruh Kontrak dan Buruh Tetap

Massa yang tergabung dalam Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Malang melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (01/05) di sebelah timur Kantor Wali Kota Malang. Anggota FPBI, Sri Maryanti mengatakan salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa itu adalah penghapusan upah murah bagi buruh kontrak. PT Dwi Putra

Penanganan Kasus Buruh Masih Lambat

Selasa (1/5) bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) melakukan aksi demo di depan Kantor Walikota  Malang, kemudian  dilanjutkan dengan audiensi bersama pihak pemerintah kota. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan terkait kondisi buruh di Malang, salah satunya keterlambatan penanganan kasus buruh oleh  Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan pihak kepolisian. Selain

Luthfi Chafidz: Buruh Harus Pintar, Buruh  Harus Berserikat

Ratusan buruh anggota Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Malang melakukan aksi peringatan  Hari Buruh Internasional di depan Kantor Wali Kota Malang (1/5), bersama puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Buruh Bersatu. Dalam aksi tersebut, massa aksi menyampaikan sembilan tuntutan. Selain itu, sebanyak lima kasus perselisihan antara perusahaan dengan buruh