Aku Bukan Aku

“Pernahkah kamu berpikir, menjadi dalang ditengah-tengah ketakutan, darah-darah, kegelisahan dan ribuan ledakan senapan yang begitu dahsyat?” Hari itu pukul delapan dini hari, langit masih saja seperti pukul tiga pagi. Suram, sunyi, dan matahari enggan mempersilahkan sinarnya untukku. Bangkit dari hibernasi yang entah kapan aku memulainya, aku linglung memikirkan sesuatu yang tidak penting. “Kok masih gelap…

Luka Ayu

   Perempuan itu berdiri di ujung tebing. Matanya nanar menatap laut yang menghantam batu-batu besar di bawah kakinya. Pikirannya kosong. Sesekali ia hanya mengingat beberapa peristiwa yang terjadi sebelumnya. Ingatannya terpotong-potong, bolak-balik, tak berurutan. Gelas pecah, seorang wanita berteriak. Ayu berlari, sebuah tongkat terpental menabrak pembatas jalan. Mobil merah melaju kencang. Teriakan wanita itu semakin…

Pasung Jiwa Sang Penari

Ahhh, perempuan… Masa telah mengubah segalanya. Aku kehilangan. Kehilangan identitas, kehilangan peran sebagai perempuan. Melepas jauh kungkungan adat. Memperbudak diri dengan harta, hingga lenyaplah harga diri yang dijunjung tinggi. Tiada lagi rahim berkualitas yang akan menumbuhkan generasi-generasi unggul… Praaannnggg…!!! Perempuan itu tiba-tiba menjatuhkan vas bunga di atas meja yang berada persis di sampingnya. Suara vas…

Kembalikan Masa Mudaku

Seorang anak kecil berusia sepuluh tahun berlarian di tengah taman bermain pusat kota. Anak itu tertawa riang sambil melemparkan bola plastik ke arahku. Tawanya mengingatkanku dengan seorang teman. Kenangan itu terus meluncur jatuh di pikiranku, seperti rintik hujan sore ini. Tak bisa dihentikan, semakin deras, dan membasahi setiap objek yang ada di bumi. Gelak tawanya…

Mengundi Tuah Sang Buruh Outsourcing

“Ngeng…ngeng…ngeng…”. Suara sepeda motor riuh memecah sunyinya pagi kala itu. Udara masih dingin. Kawanan burung prenjak Jawa pun enggan keluar dari sarangnya. Hanya sesekali terdengar bunyi ngriwik burung dara dalam sangkar kotak yang tiangnya kokoh tertancap di halaman rumah. Asap mengepul dari lubang knalpot sepeda motor berlabel Legenda Astrea itu. Sepeda itu tak lain merupakan…

Melawan Kelindan Waktu

Terminal Saat ini kuputuskan berjalan kaki menjauhi waktu yang tak pernah dapat dikejar. Tibalah pendakian itu pada lereng Terminal, kemudian dengan dan tanpa sengaja kita bertiga yang kebetulan bertemu pada tempat dan waktu yang sama, berkhayal atas pesawat darat tua yang mengeluarkan asap sangat banyak. Mata kita tersudutkan atas harmoni keseimbangan alam; kau bilang itulah…

The Last Morning

“Pergi! Semuanya cepat pergi!” seorang lelaki dengan wajah bulat kecoklatan berlari di antara kerumunan massa, terus berteriak sekalipun ia tak mendengar suaranya sendiri. Ia terus berlari sampai jalan di depannya benar-benar dipenuhi oleh tubuh-tubuh yang sama dengan tubuhnya. Ia berhenti berlari dengan bingung menoleh ke kanan dan ke kiri. “Pergi! Kalian cepat pergi!” Teriaknya serak…