Luka Ayu

   Perempuan itu berdiri di ujung tebing. Matanya nanar menatap laut yang menghantam batu-batu besar di bawah kakinya. Pikirannya kosong. Sesekali ia hanya mengingat beberapa peristiwa yang terjadi sebelumnya. Ingatannya terpotong-potong, bolak-balik, tak berurutan. Gelas pecah, seorang wanita berteriak. Ayu berlari, sebuah tongkat terpental menabrak pembatas jalan. Mobil merah melaju kencang. Teriakan wanita itu semakin…

Pada Kesejahteraan

Oleh Wahyu Agung Prasetyo   Korek api menyulut kebanggaan Cahanya redup digantikan lampu jalanan Mawar merah berhimpitan dalam genggaman Bau harumnya menyengat mata Tak ada mawar putih yang layu   Sedih itu, marah itu, senang itu, memudar Pada kesejahteraan, apakah itu? Jika itu dari semangat, mengapa yang tertindas dihidup-hidupkan? Jika itu sebuah perjuangan, mengapa yang…

Pasal Tuhan

Oleh Achmad Gilang Rizkiawan   Pasal 1 Wahai hamba jadilah kamu seperti apa yang utusanku inginkan Jangan pernah kalian berkata kasar pada mereka Apa lagi kamu marah pada mereka Mereka itu suci dan kau pendosa   Pasal 2 Catatlah ibadahmu jangan sampai kamu lupa Hitung semua amalmu di dunia Atas nama ikhlas hibahkanlah hartamu Itu…

Pasung Jiwa Sang Penari

Ahhh, perempuan… Masa telah mengubah segalanya. Aku kehilangan. Kehilangan identitas, kehilangan peran sebagai perempuan. Melepas jauh kungkungan adat. Memperbudak diri dengan harta, hingga lenyaplah harga diri yang dijunjung tinggi. Tiada lagi rahim berkualitas yang akan menumbuhkan generasi-generasi unggul… Praaannnggg…!!! Perempuan itu tiba-tiba menjatuhkan vas bunga di atas meja yang berada persis di sampingnya. Suara vas…

Kembalikan Masa Mudaku

Seorang anak kecil berusia sepuluh tahun berlarian di tengah taman bermain pusat kota. Anak itu tertawa riang sambil melemparkan bola plastik ke arahku. Tawanya mengingatkanku dengan seorang teman. Kenangan itu terus meluncur jatuh di pikiranku, seperti rintik hujan sore ini. Tak bisa dihentikan, semakin deras, dan membasahi setiap objek yang ada di bumi. Gelak tawanya…

Mengundi Tuah Sang Buruh Outsourcing

“Ngeng…ngeng…ngeng…”. Suara sepeda motor riuh memecah sunyinya pagi kala itu. Udara masih dingin. Kawanan burung prenjak Jawa pun enggan keluar dari sarangnya. Hanya sesekali terdengar bunyi ngriwik burung dara dalam sangkar kotak yang tiangnya kokoh tertancap di halaman rumah. Asap mengepul dari lubang knalpot sepeda motor berlabel Legenda Astrea itu. Sepeda itu tak lain merupakan…

Menggugat Gelembung

Sebelum janur kuning melengkung, Keperawanan wajib ditanggung, Tak peduli birahi yang sulit dibendung. Bagi yang sudah kadung, Rusaklah wajah keluarga sekandung. Padahal… Keperawanan tak mutlak dikurung. Dalam geram yang merundung, Adakah keperjakaan masih kau tanggung? [Muthia Rizqiqa]