Dianggap Overload, Karyawan Dipecat

Senin pukul 09.00 WIB (22/7), puluhan buruh menggelar aksi di depan perusahaan kayu PT. Kendedes Internusa Dinamika Wonorejo, Pasuruan.

Aksi para buruh, diawali dengan konvoi dari kecamatan Pandaan hingga kecamatan Wonorejo. Setelah itu, puluhan massa aksi memblokir jalan Raya Wonorejo, yang terletak di depan perusahaan. Sehingga, hal ini mengakibatkan kemacetan total, bagi kendaraan yang melintasi jalan itu.

Penyebab aksi ini dipicu kebijakan perusahaan PT. Kendedes Internusa Dinamika yang memutuskan hubungan kerja (PHK) 35 karyawannya dengan alasan telah melebihi kapasitas karyawan (overload). Ironisnya, setelah pemecatan puluhan karyawan tersebut, pihak perusahaan menerima 200 karyawan baru.

Masalah lain juga disinyalir menjadi pemicu aksi. Manajemen perusahaan juga tidak memberi pesangon kepada karyawannya hingga empat bulan. ”Pihak manajemen tidak beres, katanya overload tapi bisa menerima karyawan lebih banyak, terlebih tidak memberi pesangon,” komentar Didik, peserta aksi.

Sebenarnya masalah ini sudah diajukan ke persidangan. Hasilnya, manajemen perusahaan telah berjanji akan mempekerjakan lagi karyawan yang telah di-PHK. Namun manajemen hanya memperkerjakan karyawan itu sehari saja. Faisol, sebagai salah satu massa aksi menyatakan, “Teman kita dibohongi manajemen katanya mau memperkerjakan lagi, nyatanya hanya sehari saja”.

Hingga pukul 10.00 WIB pihak manajemen perusahaan belum menemui massa. Aksi itu mereda setelah satuan polisi turun tangan menenangkan massa.

Seharusnya perusahaan mempertimbangkan nasib karyawannya. Sekalipun tidak dapat memperkerjakan lagi, setidaknya pihak menajemen perusahaan telah memberi mereka uang pesangon atas pemecatannya, “Kami memperjuangkan nasib teman kami, setidaknya teman kami mendapatkan haknya” sambung Faisol.[Drei Herba Ta’a Budi]

Leave a Reply