Fathul Qorib : Masalah Parkir Belum Menjadi Prioritas Kampus

(27/09) Pukul 09.00 WIB, sebuah sepeda motor Vixion ambruk di parkiran motor Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Azmi Muhammad Hijri, selaku saksi mata mengungkapkan, ambruknya motor itu terjadi ketika seorang dosen memaksa mengambil motornya dan menyenggol motor disebelahnya.

Azmi kerap menjumpai kejadian seperti itu di parkiran Saintek diantara pukul 10.00-14.00 WIB ketika kondisi parkiran benar-benar penuh. Menurutnya, penyebab banyaknya motor yang ambruk di parkiran karena pemilik motor yang parkir sembarangan,  hingga melewati garis kuning sebagai tanda batas parkir kendaraan. “Pengendara memaksakan parkir di sini dan akhirnya penuh. Mereka ingin keluar namun susah, akhirnya dipaksa-paksa sampai ambruk,” jelasnya.

Kejadian serupa juga pernah dialami oleh Itsnatul Azizah, mahasiswi Fakultas Saintek. Motornya ambruk ketika ia ingin mengeluarkan motornya yang berdesakan dengan motor lainnya. “Sekali lagi dikarenakan parkirannya sempit, kalau saya parkir di tempat lain kejauhan,” ungkap mahasiswi yang akrab disapa Itsna melalui aplikasi berbalas pesan.

Menanggapi hal tersebut, Fathul Qorib, selaku Kepala Bagian Umum, telah membatasi jumlah parkir kendaraan bermotor di dalam kampus, “Parkir dibatasi, maka dari itu kami membuat garis kuning. Selama garis itu masih kosong,  monggo. Cuma kalau sudah penuh kami tutup. Parkir hanya boleh di garis kuning,” terangnya. Untuk memberikan efek jera pada kendaraan yang parkir sembarangan, petugas menggembosi ban sepeda motor tersebut. “Mau memberi sanksi berat juga saaken(kasihan_red), kalau dibiarkan juga mengganggu hak yang lain. Yang mau keluar dan lewat, jadi bingung,” tambahnya.

            Dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini, dijumpai kasus serupa seperti yang terjadi di parkiran Saintek, sebelah Barat gedung B, depan Masjid Ulul Albab dan parkiran Micro Teaching. “Gara-gara kemunduran mobil, motornya dipepet-pepetin, mobilnya nyenggol satu motor eh motor itu ambruk ke sebelah-sebelahnya juga. Kayak main domino gitu,” ucap Zainatul Mukarromah yang melihat kejadian itu di sebelah Barat gedung B.

            Kapasitas parkir yang ada di sebelah Barat gedung B sesuai garis batas motor sebanyak 90 tempat. Namun jumlah motor yang terparkir saat itu sebanyak 119 motor. Jumlah yang melebihi kapasitas ini juga terjadi di parkiran depan Fakultas Saintek, kapasitas parkir kendaraan sebanyak 122 tempat namun diisi sebanyak 166 motor oleh pengendara.

            Mengenai masalah lahan parkir di kampus satu UIN Malang, Fathul Qorib juga sudah menganggarkan biaya relokasi parkir sejak dua tahun lalu. Namun, hal itu belum terealisasi karena masih kalah dengan kebutuhan lain, seperti kampus tiga, ma’had, kebutuhan kuliah, dan peralatan laboratorium. Banyaknya kebutuhan kampus tersebut, masalah parkir belum menjadi prioritas kampus.

            Relokasi lahan parkir sudah masuk dalam pembicaraan pimpinan tahun ini, “Jadi dari pimpinan diarahkan untuk relokasi parkiran. Mudah-mudahan terealisasi 2018. Berencana membuat parkiran tiga tingkat di depan tangga besar. Sekitar 1200 meter dan dapat menampung 1000 motor,” tutur Fathul Qorib.

Fathul Qorib juga menyadari bahwa kampus satu UIN Malang belum ideal. “Tapi memang gedung itu memikirkan jumlah ketersediaan parkir dan jumlah yang dilayani. Cuma di kampus kita belum ideal, yang dilayani banyak, wilayahnya sempit, kekurangan personil, etos kerja dan anggaran,” katanya. Adanya hal seperti ini, imbuhnya, dihimbaukan untuk para pengendara sepeda motor agar mematuhi aturan yang berlaku. “Yang terpenting adalah kesadaran bahwa yang kita lakukan akan berdampak ke lingkungan. Kalau teman-teman mau disiplin, sebetulnya tidak akan terjadi seperti itu. Karena di garis parkir sudah jelas. Dimana tempat parkir ya parkir, jangan ya jangan,” tutupnya. [Servita Ramadhianti]

UAPM Inovasi
Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI, salah satu lembaga pers mahasiswa di Kota Malang, yang masih peduli dengan permasalahan sosial di lingkungan kampus serta sekitarnya.
http://uapminovasi.com

Leave a Reply