Kecewa Terhadap Kinerja HMJ, Mahasiswa HBS Golput

Kamis (21/2) Pemilihan Mahasiwa (Pemilwa) juga dilaksanakan di Fakultas Syariah. Jurusan Hukum Bisnis Syariah (HBS) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 596 mahasiswa. Menurut data dari KPU  F yang berpartisipasi dalam Pemilwa kali ini hanya 235 mahasiswa. Berarti, hanya 39 persen mahasiswa yang datang untuk berpartisipasi. Hal ini diduga karena adanya kekecewaan terhadap Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang sebelumnya.

Anika Yulita Sari selaku mahasiswa jurusan HBS  menyatakan kekecewaannya terhadap HMJ,  “Pengurus intra kampus itu cuma ingin terkenal, hanya terfokus pada jabatan mereka. Karena itu mereka terpacu untuk membuat acara saja. Jadi apa bedanya pengurus intra dengan event organizing?” ungkap Anika. Menurutnya, tugas  HMJ seharusnya menyejahterakan mahasiswa bukan hanya terfokus dengan acara saja.

Organisasi kemahasiwaan di Perguruan Tinggi diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Nomor 155 /U/1998. Pasal 5 ayat 1 menyebutkan fungsi dari organisasi intra kampus, “Perwakilan mahasiswa tingkat perguruan tinggi untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa. Senada dengan Anika, Ilham Kamili selaku mahasiswa HBS tahun 2017 juga mengatakan bahwa HMJ layaknya event organizer. “Hanya mengadakan acara-acara tanpa memikirkan tindak lanjutnya, ” tutur Ilham.

Ilham merupakan salah satu mahasiswa yang tidak berpartisipasi dalam Pemilwa. Ia juga menceritakan bahwa masih kecewa terhadap kinerja HMJ sebelumnya, “Kerjanya kurang maksimal dan HMJ tidak mau berbaur dengan mahasiwa,” tuturnya.

Gufron Ubaidillah selaku ketua HMJ periode 2018-2019 justru mengatakan, mahasiswalah yang kurang kepeduliannya terhadap HMJ. “Ketika ada mahasiswa bilang HMJ adalah event organizer, ya saya terima. Tapi kita juga buktikan HMJ ini juga menguntungkan bagi jurusan. Mereka (mahasiswa) itu acuh-tak acuh terhadap adanya HMJ mereka hanya kuliah setelah kuliah ya pulang,” pungkasnya. Hal serupa juga diungkapkan Egi Hadi Kusnadi selaku pengurus HMJ periode 2018-2019 , “Haruslah dirubah pemikiran dari mahasiswa itu sendiri. Misalnya debat dialogis dan kopi morning yang minim respon. Padahal di situ sebenarnya keinginan mahasiswa bisa disampaikan,” ungkapnya. Egi juga merasa teman-teman mahasiswa HBS masih belum bisa menggunakan peluang yang sudah di berikan HMJ atau Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA).

Sedangkan menurut Ilham Kamili, seharusnya kedatangan mahasiswa yang hanya sebagian itu bisa menjadi bahan evaluasi dari HMJ. “Lagian setiap buat acara itu selalu bentrok dengan jadwal perkuliahan,” pungkasnya. Anika juga menyatakan harapan terhadap HMJ Jurusan HBS untuk memperbaiki tugas agar sesuai kebutuhan mahasiswa.[]

2 thoughts on “Kecewa Terhadap Kinerja HMJ, Mahasiswa HBS Golput

  1. Ini narasumbernya dipilih yang nggak puas sama kinerja hmj aja nih, mahasiswa lain yang puas nggak diwawancara, gini nih busuknya media.

Leave a Reply