Kemahasiswaan Ragukan Kemampuan Anak Sendiri

Pembukaan OPAK 2015. Kemahasiswaan UIN Maliki Malang menyewa jasa dokumentasi dari luar kampus.
Pembukaan OPAK 2015. Kemahasiswaan UIN Maliki Malang menyewa jasa dokumentasi dari luar kampus.

Meski Panitia Orientasi Pengenalan Akademik Universitas (OPAK-U) telah membentuk sie Publikasi, dekorasi, dan dokumentasi (Pubdekdok), pihak kemahasiswaan UIN Maliki Malang malah menggunakan jasa fotografer dari luar kampus. Guna mendokumentasikan acara OPAK-U 2015 (20/8). Arditya Zuniatmoko, Koordinator Sie Pubdekdok mengaku kecewa terhadap sikap kemahasiswaan tersebut, karena merasa kurang mendapat kepercayaan untuk mendokumentasikan acara OPAK-U.

”Pastinya yang jadi sie Pubdekdok sudah ahli di bidang pendokumentasian. Kenapa harus tidak percaya dengan kami?” keluhnya. Pihak kemahasiswaan menyewa Commanditaire Vennootschap (CV) untuk bertugas mendokumentasikan acara OPAK. Mujaid Kumkelo, Kepala Bagian Kemahasiswaan menjelaskan. “Kalau Kita panitia butuh yang profesional. Sistem keuangannya jalan, yang kalau jadi langsung ada laporan keuangannya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Menurut Mujaid, mahasiswa kurang professional dalam mengelola laporan pertanggungjawaban (LPJ) setelah acara usai. Ia pun menekankan pentingnya LPJ. “Sesungguhnya mengeluarkan satu rupiah pun harus bertanggung jawab, bahwa apapun anggaran yang dikeluarkan negara harus dilaporkan,” papar Mujaid.

Selain itu, menurut Mujaid, keputusan untuk menyewa CV diambil jauh sebelum Surat Keputusan (SK) Kepanitiaan OPAK-U diturunkan. Namun Arditya punya anggapan lain terkait hal ini. Menurutnya, SK kepanitiaan OPAK-U lebih dulu ada dibanding dengan adanya kesepakatan dengan CV tersebut. Ia bahkan menyayangkan pihak kemahasiswaan yang tidak melakukan koordinasi telebih dahulu dengan panitia OPAK-U, dalam penyewaan CV tersebut. Hal itu pun dinilai Arditya merugikan pihak panitia, karena sebenarnya, dari pihak Panitia OPAK tetap meminta sie pubdekdok untuk mendokumentasikan acara, “Dari Ketua Pelaksana (Ketapel) OPAK-U dan Presiden Mahasiswa tetap meminta dokumentasi kegiatan OPAK-U 2015,” tambahnya.

Arditya pun mempertanyakan fungsi sie pubdekdok, karena pihak kemahasiswaan telah menyewa fotografer dari luar. “Mending panitia Pubdekdok difungsikan untuk yang panitia  lain saja, yang kekurangan anggota,” ungkapnya. [Fitriya Atikasari]

UAPM Inovasi
Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI, salah satu lembaga pers mahasiswa di Kota Malang, yang masih peduli dengan permasalahan sosial di lingkungan kampus serta sekitarnya.
http://uapminovasi.com

Leave a Reply