KOMNAS HAM Dukung Pemutaran Film Senyap

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM) pada 12 Desember 2014 menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan pemutaran film Senyap. Melaui surat bernomor 044/Ang-SK/XI/2014 tersebut, Muhammad Nurkhoiron selaku Komisioner Sub Komisi Pendidikan dan Penyuluhan memaparkan bahwa pengungkapan dan penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu (pembantaian orang yang diduga simpatisan Partai Komunis Indonesia) masih menjadi masalah di Indonesia. Hal ini turut berdampak pada terlanggarnya hak atas kebenaran, hak atas keadilan dan hak atas pemulihan bagi korban maupun keluarga korban. Salah satu upaya yang dilakukan KOMNAS HAM untuk mendorong penyelesaian pelanggaran HAM tersebut adalah dengan mengadakan pemutaran film Senyap untuk memperingati hari HAM Internasional melalui media film. KOMNAS HAM berkerja sama dengan Final Cut For Real untuk menyelenggarakan Program Indonesia Menonton Senyap.

Sayangnya pemutaran film Senyap pada 10 Desember 2014 di beberapa tempat digagalkan. Seperti di Universitas Brawijaya, Cafe Unyil, dan di Warung Kelir Kota Malang. Dalam pertengahan pemutaran film Senyap di Warung Klir, Haris Nur Cahyo, pria bersorban yang mengaku anak dari korban Komunis ini meminta agar pemutaran film Senyap dibubarkan ditengah-tengah pemutaran. Tak hanya Haris, ketua RT dan RW setempat juga menghimbau kegiatan di Warung Kelir ini diberhentikan. Gunarno selaku ketua RW setempat mengkhawatirkan pemutaran film ini. “Isinya mungkin menuntut HAM, nanti kalau (PKI_red)bergejolak gimana?” katanya.

Padahal, KOMNAS HAM dalam surat pernyataannya memaparkan bahwa film ini telah diluncurkan pada 10 November 2014 oleh KOMNAS HAM dan Dewan Kesenian Jakarta di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat. Peluncuran tersebut bahkan dihadiri lebih dari seribu orang dari semua golongan.

Dalam surat yang ditujukan pada Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Badan Intelijen Negara, dan Kepala Daerah Seluruh indonesia tersebut juga ditegaskan bahwa pemutaran film Senyap ini merupakan bagian dari kerja pendidikan HAM. Untuk itu, KOMNAS HAM menghimbau pada pihak-pihak yang dituju dapat mendukung pemutaran film Senyap. [Latifatun Nasihah]

Leave a Reply