KRS-an ngaret LPSI dan BAK “Angkat Tangan”

Sesuai dengan pengumuman nomor : Un.03/KM.00.3/3635/2012  tentang jadwal kegiatan layanan on-line semester genap 2012/2013 tertulis bahwa memprogram mata kuliah melalui SIAKAD / portal akademik sudah bisa dilakukan sejak tanggal 4 Februari 2013. Hal tersebut berarti mulai pukul 00.00 WIB pada 4 Februari 2013 selayaknya sudah bisa dilakukan pemrograman mata kuliah bagi mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang sudah melakukan registrasi di bank BTN, khusus angkatan 2012 registrasi dilakukan di bank Mandiri.

 Kenyataannya pemrograman mata kuliah baru bisa dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB. “Kemarin (3/2) saya bersama teman-teman bahkan bermalam di warung internet (warnet), kami sudah standby disana mulai pukul 23.00 WIB, tapi kenyataannya baru bisa dilakukan penginputan sekitar pukul 04.00 WIB,” ujar Achmadi mahasiswa jurusan Teknik Informatika semester II.

Menanggapi hal tersebut Amin Hariyadi ketua LPSI (Lembaga Pengembangan Sistem Informasi) menjelaskan bahwa tidak tahu menahu soal keterlambatan jam tersebut, “Saya tidak tahu dengan apa yang terjadi, karena kami hanya menyediakan sistemnya, dan sudah kami serahkan ke pihak akademik, jadi yang berwenang melakukan buka tutup adalah dari pihak akademik,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pada dasarnya tugas dari LPSI  hanya memanage saat ada trouble, dan juga menjaga keamanan data.

 Sementara itu Bagian Akademik mejelaskan bahwa BAK tidak mengetahui mengapa penginputan baru bisa dilakukan pada pukul 04.00 WIB. “Sebenarnya sudah dibuka, tapi tidak tahu servernya atau apanya yang bermasalah. Pukul 00.00 WIB sudah kita buka,” ujar Endah Kurniawati Purwaningtyas.

Dia juga menambahkan, “Kami tidak tahu, yang jelas sudah kami buka, sudah bisa running dan nggak menjadi masalah yang besar sampai sejauh ini. Pihak BAK juga gak paham dengan sistemnya, yang ngerti kan dari pihak LPSI.”

 “SIAKAD itu sebuah program, BAK hanya menjalankan saja” tambahnya. Dia mengandaikan seperti konsumen baju, tidak mengetahui bagaimana menjahit bajunya tapi hanya tahu bagaiamana cara memakainya saja, harus dibeginikan dan dibeginikan. “Yang penting sekarang Alhamdulillah sudah running, kalau hal itu dianggap masalah, masalah itu sudah selesai, sudah teratasi meskipun ada hambatan waktu itu,” belanya. [Salis Fahrudin]

Leave a Reply