Kurang Sosialisai, KPU dan BANWASLU Dilantik

Open Recruitment (Oprec) Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (BANWASLU) untuk Pemilihan Raya (Pemira) 2018 telah diadakan oleh Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) UIN Malang pada tangga l8-10 November 2017. KPU dan BANWASLU yang terpilih telah dilantik pada hari Rabu, 16 September 2017 di Lantai 5 Rektorat UIN Malang. Namun, beberapa mahasiswa merasakan kurangnya sosialisasi sehingga tidak mengetahui terkait diadakannya oprec KPU dan BANWASLU, yang tiba-tiba dikabarkan telah diadakan Pelantikan KPU dan BANWASLU.

Zainatul Mukarromahmahasiswi Biologi semester tiga yang juga anggota Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi mengatakan bahwa informasi terkait oprec KPU dan BANWASLU tidak diketahuinya, dan terkesan tertutup karena tidak ada pemberitahuan. “Tidak sampai (Informasi_red) di saya pribadi, sistem mereka (SEMA-U_red) yang seakan-akan tertutup. Jika memang ada oprec tentunya di grup HMJ kita sudah ada wejanganrame-rame atau bc (red_Broadcast) serta poster terkait oprec. Tapi, kenyataannya tidak ada sama sekali, ”pungkasnya.

Selain dari anggota HMJ, informasi sosialisasi oprek KPU dan BANWASLU juga tidak diketahui oleh anggota Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (DEMA-F Saintek). Ilma Yeni, mahasiswi Jurusan Arsitektur selaku anggota DEMA-F Saintek menjelaskan bahwa DEMA-F tidak diberitahu oleh SEMA-U. Ia menambahkan bahwa tidak ada sama sekali pemberitahuan di grup Pengurus DEMA-F. “Grup DEMA tidak ada bahasan oprek,” imbuhnya.

Juni Alip dari Mahasiswa Jurusan Hukum Bisnis Syariah juga menanyakan terkait kapan diadakannya oprec KPU dan BANWASLU. “Emang ada sosialisasi tentang oprek KPU dan BANWASLU ya?” Ujar Juni saat ditanyai melalui aplikasi berbalas pesan. Juni pun menjelaskan bahwasanya ia hanya mengetahui saat adanya pelantikan KPU dan BANWASLU di Gedung Rektorat lantai 5. “Saya gak dapat informasi soal open rekrutmen KPU dan BANWASLU, cuma saya taunya ada pelantikan KPU dan BANWASLU kemaren di rektorat lantai 5,” sambung Juni.

Menanggapi sosialisasi yang tidak sampai ke mahasiswa, Moch Irvan An-Nizar selaku SEMA-U menjelaskan SEMA-U telah mensosialisasikan oprek pemilihan KPU dan BANWASLU Universitas melalui akun media sosial Instagram dengan akun @semauinmalang (04/11/2017). “Kita kemarin juga sudah membuka Oprek terkait itu seluas-luasnya. Kita sudah share lewat media sosial SEMA-U, silahkan dilihat di ig (instagram_red),” ujarnya.

Hasil terpilihnya KPU dan BANWASLU menurut Irvan bersifat ad hoc yang dapat dipilih kapan pun. Lebih lanjut ia jelaskan bahwa pembahasan mengenai pemilihan KPU dan BANWASLU pada Musyawarah Mahasiswa (Musma) tahun lalu dihapus. “Hasil dari Musma tahun lalu pembahasan KPU dan BANWASLU dihapuskan. Jadi, KPU bersifat ad hoc yang bisa dibentuk kapan pun, berdasarkan hasil Paripurna,” ujar Irvan. []

Leave a Reply