Masalah Transparansi Berujung Aksi

“Ya allah, berikanlah sholawat kepada pemimpin kami nabi Muhammad, dan sibukanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpakanlah sholawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.”

Transparansi mengenai prosedur banding Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi salah satu tuntutan yang diusung pada aksi doa bersama dan menyuarakan pendapat (29/04). Haris Febriansyah Rizani selaku koordinator lapangan mengungkapkan jika selama ini kampus tidak pernah transparan dalam melaksanakan prosedur banding UKT. “Semisal aku dan masnya sama-sama melakukan banding, tapi mas diterima dan saya tidak. Padahal kita sama-sama melakukan prosedur yang ada. Keputusan yang mendasari penerimaan dan tidak, itu kita tidak pernah diberi tahu,” terang Haris.

Senada dengan yang dikatakan oleh Haris, Abdul Rahman, salah satu peserta aksi juga mengungkapkan jika masalah transparansi tidak hanya soal banding UKT saja. Namun, juga terkait dengan penetapan UKT itu sendiri. “Bukannya kami bersuudzon terhadap pihak rektorat tapi tentang transparansi pembagian unit cost sehingga memunculkan nominal-nominal ukt itu bagaimana?” tegasnya di depan Muhamad Zainuddin, selaku Wakil Rektor I ketika menjadi perwakilan mahasiswa untuk berdialog.

Haris juga menegaskan jika di UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) itu sudah diatur dan menjadi hak bagi publik. “Jika kemarin alibinya adalah aurat saya rasa di UU KIP tidak ada. Di UU KIP ayat 3 tentang apa saja yang dilarang tidak disebutkan unit cost, jadi itu perlu dan boleh dipublikasikan pak,” tegasnya. Pasal tersebut menjelaskan tentang informasi publik apa saja yang tidak menjadi kewajiban lembaga publik untuk mempublikasikannya.

Menanggapi tuntutan aksi, Zainuddin berjanji akan menjamin ketransparansian terutama mengenai prosedur banding UKT baik secara online maupun offline. Keputusan tersebut akan mulai direalisasikan paling lambat pada tanggal 2 Mei 2019 seperti yang tertera pada surat pernyataan sikap bersama yang telah ditandatangin diatas matrai 6000. []

Leave a Reply