Aksi Kamisan Dibubarkan

Kamis, (27/09) Aksi Kamisan yang bertempat di depan Balai Kota Malang  dibubarkan oleh  Organisasi masyarakat (Ormas). Menurut Rico Tude selaku Koordiator Aksi Kamisan menjelaskan pembubaran dikarenakan isu yang diangkat tentang Hoax 65, "Isu tersebut menjadi komonitas yang sensitif di tahun politik karena terdapat isu PKI, juga pelanggaran HAM” ujarnya. Selain

Menanggapi Ucapan Pak Rektor

Rektor UIN Maliki Malang, Abdul Haris Al Muhasibi memberi sambutan kepada para mahasiswa baru (Maba) dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan 2018 di lapangan UIN Maliki Malang (13/08). Di tengah-tengah sambutannya, Haris berkata, “dan saya lihat wajah-wajah anda adalah wajah-wajah presiden, tidak ada wajah-wajah petani atau buruh, anda adalah harapan

Terbentuknya Aliansi Rakyat

Massa melakukan aksi demonstrasi di sebelah timur Kantor Walikota Malang untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day (01/05). Salah satu organisasi yang melakukan demonstrasi adalah Aliansi Rakyat Malang (ARM). Putut Prabowo selaku Koordinator Lapangan (Korlap) mengatakan, ARM adalah organisasi gabungan berbagai elemen seperti buruh, petani, dan mahasiswa. Putut juga menjelaskan

FPBI Tuntut Fungsi Pengawasan Disnaker

Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), salah satu serikat buruh di Kota Malang, kembali turun lapangan untuk menuntut hak-hak buruh. Tahun 2017, FPBI telah melakukan aksi yang juga menuntut hak normatif buruh.  Untuk tahun ini,  mereka memiliki sembilan tuntutan yang dilayangkan saat aksi di depan Balai Kota Malang. Salah satunya mereka

Menuntut Hak-Hak Buruh Perempuan

Buruh perempuan yang tergabung dalam Front Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (01/05). Aksi ini dilakukan di depan kantor Wali Kota Malang. Evi Afida, buruh Perusahaan Rokok Pakis Mas menuntut diwujudkannya situasi lingkungan kerja yang ramah perempuan. Evi, juga menginginkan adanya regulasi yang

Setarakan Upah Buruh Kontrak dan Buruh Tetap

Massa yang tergabung dalam Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Malang melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (01/05) di sebelah timur Kantor Wali Kota Malang. Anggota FPBI, Sri Maryanti mengatakan salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa itu adalah penghapusan upah murah bagi buruh kontrak. PT Dwi Putra

Penanganan Kasus Buruh Masih Lambat

Selasa (1/5) bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) melakukan aksi demo di depan Kantor Walikota  Malang, kemudian  dilanjutkan dengan audiensi bersama pihak pemerintah kota. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan terkait kondisi buruh di Malang, salah satunya keterlambatan penanganan kasus buruh oleh  Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan pihak kepolisian. Selain