Realisasi Agenda Tanam Pohon

Panitia Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, berencana mengadakan agenda tanam pohon dalam salah satu rangkaian acara PBAK 2017 yang akan dilakukan pada hari Minggu (20/08). Untuk menyukseskan kegiatan tanam pohon tersebut, setiap kelompok yang beranggotakan 30 sampai 36 mahasiswa baru akan dikenakan biaya Rp. 250.000,-.

Maba Keluhkan Banyaknya Dana Penugasan PBAK-U

Mahasiswa Baru (Maba) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengeluhkan dana penugasan yang diberikan pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan tingkat Universias (PBAK-U) 2017 (14/08). Panitia PBAK-U menetapkan dana 99 ribu untuk penugasan maba yang meliputi; tas seharga 6.000, kain flanel 6.000, kancing 3.000, benang wol 3.000, jarum 2.000, balon 8.000,

Pasar Terpadu Dinoyo dan Nomor Lapak Ganda

Senin (1/5) siang, kondisi Pasar Merjosari sudah dalam kondisi setengah kosong. Hampir seluruh dari lapak yang ada sudah dirubuhkan dan sebagian besar pedagang yang berjualan di area Pasar Merjosari sudah mulai mengemasi dagangan sekaligus menutup lapak mereka. Terdapat juga pedagang yang masih memilih untuk menetap di Pasar Merjosari. Salah satu

Fasilitas Rusak, Mahasiswa FITK Menjerit

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (2/5), mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang melakukan aksi jalan kaki yang dimulai dari Tangga Besar dan berakhir di Gedung Microteaching. Aksi tersebut, menuntut tentang fasilitas penunjang pembelajaran di FITK. “Fasilitas di kelas banyak yang rusak,” ujar Muhammad Fahri

Konvensional menuju Online: Sejarah yang Berulang

Ekseutif Mahasiswa Brawijaya menyelenggarakan diskusi terkait penyelesaian polemik Transportasi Online dengan Konvensional. Acara tersebut dilaksanakan di Gazebo Raden Wijaya Universitas Brawijasa (8/3), Radityo Putro, selaku pemateri menjelaskan bahwa permasalahan yang timbul karena perkembangan mode transportasi adalah masalah historis yang terus berlanjut. Radityo yang juga Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) mengungkapkan

Angkutan Konvensional Harus Berbenah Jika Ingin Bersaing

Senin (27/2) mediasi  antara transportasi online dan transportasi konvensional menyepakati  bahwa transportasi online dilarang beroperasi di delapan lokasi. Antara lain mal, stasiun, alun-alun, terminal, perhotelan, tempat hiburan malam, pasar, dan rumah sakit. Mediasi yang berlangsung di balaikota Malang tersebut dihadiri oleh Walikota Malang, Kaporles Kota Malang, Kepala Dinas Perhubungan Kota