Luthfi Chafidz; PHK Masih Terus Terjadi Di Kota Malang

Rabu pagi (01/05) bertepatan dengan hari Buruh Internasional, elemen mahasiswa dan buruh berkumpul di depan Balai Kota Malang. Mereka  melakukan aksi serta orasi menuntut pemenuhan hak-hak buruh. Anggota Front Persatuan Buruh Indonesia (FPBI), Khoirul Anam menyatakan Pemutusan Hak Kerja (PHK) sepihak yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku menjadi salah satu tuntutan mereka. Khoirul Anam merupakan

Buruh Terus Perjuangkan Upah

Ratusan buruh melakukan aksi dalam rangka memperingti hari buruh (01/05). Aksi yang dilakukan setiap satu Mei ini diikuti kurang lebih 30 Organisasi yang bersatu dalam Aliansi Rakyat Malang Bersatu (ARMB). Masa yang berkumpul kemudian menggelar orasi, puisi, teater, dan membacakan tuntutan. Berdasarkan keterangan dari Agung Feri sebagai Koordinator Lapangan, ada

Cuti Tahunan Buruh Yang Tidak Terpenuhi

“Setiap kebijakan tidak banyak membawa perubahan, karena para buruh masih diambang kemiskinan! Para buruh membutuhkan keadilan dan kesejahteraan, bukan kesengsaraan, betul tidak?” Begitulah lirik orasi seorang laki-laki diatas panggung kreasi dalam rangka memperingati hari Buruh Internasional (May Day). (1/5) Puluhan buruh yang tergabung dalam Front Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Malang menyuarakan

Mantan Pegawai Freeport Tuntut Kejelasan Furlough

Persatuan Pekerja Korban PHK PT Freeport Indonesia (P2KFI) yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Malang Bersatu (ARMB) melalukan aksi long march dari pasar besar menuju Balai Kota Malang, Rabu(1/5). Aksi yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dilakukan untuk memperingati hari buruh internesional yang jatuh setiap 1 Mei. Dalam aksi tersebut, P2KFI