Kegiatan Larut Malam Dinilai Tidak Positif

(15/09) Teater Kontemporer Komedi (TK2) UIN Maliki Malang menyelenggarakan pentas teater di depan teras gedung SC bertajuk, “Surat Cinta Untuk Rama,”. Aisha Burhan selaku anggota TK2 mengaku mempersiapkan pentas itu sekitar dua bulan. Aisha dan anggotanya latihan mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-17.30 WIB lalu dilanjut pukul 19.00-00.00 WIB.

Mengenang Kembali Supersemar

Bulan ini 52 tahun yang lalu, sebuah surat konon ditandatangani sang proklamator. Supersemar namanya, atau singkatan dari Surat Perintah Sebelas Maret. Berisi surat pengalihan pengamanan dari Presiden Soekarno kepada Jendral Angkatan Darat Soeharto. Dari surat itu pula sebuah rezim kelak berkembang dan bertahan begitu lama. Rezim ini menamai dirinya sebagai

Aksi Protes terhadap Kebijakan Jam Malam di PTKI se-Indonesia

Kuasa dan pengetahuan mempunyai hubungan yang saling menguntungkan di antara keduanya. Tidak ada kekuasan tanpa pengatahuan, begitu juga sebalik­nya, tidak ada pengetahuan tanpa ke­kuasaan. Dengan pengetahuan, maka kekuasan akan beroperasi. (Konrad Ke­bung, 2002: 33). Jam malam yang diberlakukan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia menuai protes dari para mahasiswa. Riset

Menyoal Pemberlakuan Jam Malam di Student Center UIN Malang

Pemberlakuan jam malam bagi Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) pada pukul 07.00-20.00 WIB kembali disosialisasikan oleh pihak Kemahasiswaan di ruang sidang Student Center pada bulan November 2017. Menurut Abdul Aziz, Kepala Bagian Kemahasiswaan, kebijakan ini dikeluarkan sebagai pendisiplinan diri, penertiban kantor OMIK, dan antisipasi tindak asusila. Namun, kebijakan ini dikeluhkan

 Mahasiswa Keluhkan Larangan Rambut Gondrong di Fakultas Syariah

Fakultas Syariah memiliki aturan yang melarang mahasiswa laki-lakinya untuk berambut panjang. Menurut Suwandi, Wakil Dekan Fakultas Syariah bidang kemahasiswaan, aturan tersebut dikeluarkan dengan tujuan sebagai pembentukan akhlak bagi mahasiswa. Bagi mahasiswa yang melanggar aturan ini, ia akan dikeluarkan dari kelas. Aturan ini berdampak pada Abdul Ghoni, mahasiswa Hukum Bisnis Syariah

Kampus, Mahasiswa, Mau Kemana?

Jika kita pernah mendengar “mahasiswa sebagai agen perubahan”, sepertinya kata-kata itu sering digaungkan di orientasi pengenalan kampus. Setelahnya (semester 3-4-5-6-7-8), kata-kata itu lenyap entah kemana. Memang, kata-kata itu hanya digaungkan dengan keras dan bersemangat, hanya saat itu saja. Dan kata-kata itu tak disiapkan dengan serius untuk menjawab pertanyaan/pernyataan seperti, “untuk

Mengingat Sejarah, Menggugat Kekerasan di Aceh

Sebuah karya sastra seringkali muncul dilatarbelakangi oleh peristiwa-peristiwa kemanusian. Pramoedya Ananta Toer misalnya, karya-karyanya banyak yang menceritakan penjajahan Belanda, kerusuhan Orde Baru, dan pembantain komunis (yang sebagaian malah salah sasaran). Sepertinya Azhari juga demikian. Dalam kumpulan cerpen (kumcer) berjudul “Perempuan Pala & Serumpun Kisah Lain dari Negeri Bau dan Bunyi”