Yang Diabaikan Oleh Pembangunan Pabrik Semen

Penerbitan ijin lingkungan untuk PT. Semen Indonesia yang dikeluarkan oleh Ganjar Pranowo berujung pada pelanggaran hukum. Hal itu disampaikan oleh Daniel Stephanus, salah satu pemateri diskusi publik dengan tema Kisruh Kendeng: Potret Kesembronoan Pembangunan Indonesia yang diselenggarakan oleh Aliansi Mahasiswa UIN Malang Peduli Kendeng (30/3). Ijin lingkungan yang termaktub dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa…

Teaterikal Melawan Kapitalisme Perusak Lingkungan

Irwan Lukman, berdiri dengan menggunakan kardus ditangan dan kakinya. Kardus tersebut sebagai representasi dari pengecoran yang dilakukan oleh petani kendeng. Teatrikal yang dilakukan bersamaan dengan aksi pada Kamis (24/3) ini dilakukan oleh Aliansi Malang Peduli Kendeng bertujuan untuk menolak pembangunan pabrik semen milik PT. Semen Indonesia di Rembang. Teatrikal yang dilakukan dalam aksi di depan…

Konflik Agraria Meningkat, Regulasi Pemerintah Harus Pro Petani

Aliansi Malang Peduli Kendeng menyayangkan meningkatnya jumlah konflik  agraria dan kerusakan alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Aksi Solidaritas Peduli Kendeng di depan Kantor DPRD Kota Malang (23/3). Dalam selebarannya, mereka menyebut persoalan konflik agraria dan pembangunan yang tak memihak pada masyarakat dan malah menjadi ajang perusakan lingkungan, tidak…

Mohammad Iqbal: Kalau Mau Berhenti, Dengarkan Kami!

“Kendeng lestari!” teriak Mohammad Iqbal, koordinator Aliansi Malang Peduli Kendeng yang diikuti peserta aksi Solidaritas Malang Peduli Kendeng. Aksi pada Rabu (23/3) di depan Kantor DPRD Kota Malang sebagai bentuk kekecawaan atas sikap pemerintah yang terkesan tak perduli terhadap konflik agraria di pegunungan Kendeng. “Ketika bu Patmi meninggal, orang istana hanya menyuruh menghentikan aksi,” ujar…

Tuntutan Kepada Pemerintah Soal Kendeng Harus Selalu Diteriakkan

Tuntutan agar pemerintahan Jokowi-JK menghentikan izin operasi PT Semen Indonesia yang merampas ruang hidup warga, utamanya di Kendeng, disampaikan oleh Aliansi Malang Peduli Kendeng (23/3). Berpakaian hitam, massa aksi menyerukan tuntutan-tuntutannya di depan Kantor DPRD Kota Malang. Membelakangi Monumen Tugu, sesekali mereka bernyanyi, mengamini orasi, dan membacakan puisi. “Dasar kau pejabat. Hobinya bikin rakyat melarat….