Lalapan Telur Tempe dengan Rasa Papua Merdeka

Warung lalapan kerupuk Cak No mulai sepi jam sepuluh malam. Seperti malam-malam sebelumnya, ia bersama istrinya duduk santai di kursi warung menunggu pelanggan yang biasanya datang jam segini. Dua gadis kecilnya sudah terlelap di atas kasur, di sudut warung. Cak No menghisap sebatang kretek, istrinya mengipasi lehernya yang berkeringat. Sambil

Mutiara Hitam yang (Ter)sisihkan

Terlepas dari peringatan Hari Buruh Internasional, tanggal 1 Mei adalah sebuah sejarah dan cerita panjang antara Papua dan Indonesia. Papua bagi mayoritas rakyat Indonesia, adalah tanah yang dicintai sekaligus dilupakan. Tidak banyak yang mau tahu dan peduli bahwa di Papua segala klaim tentang Indonesia sebagai bangsa yang ramah-tamah, harmonis, dan

Menangis Petang

Kulihat wajah-wajah kecewa itu Pada ia sang laksamana begitu juga calon-calonnya Yang seharusnya menjaga tapi malah mengudara Sakit di mana-mana dan juga hati pula Mulut dibungkam hati disayat Tangan diborgol mata ditutup Jam per jam jam fikiran dijejali kata ‘seharusnya sesal’ katanya Tapi kebenaran tetap menang Belasan warga ditangkap dan disekap Tangis pecah keluarga Kebenaran didustakan Keadilan ditangguhkan Menggadu tak dihiraukan Papua menangis