Teaterikal Melawan Kapitalisme Perusak Lingkungan

Irwan Lukman, berdiri dengan menggunakan kardus ditangan dan kakinya. Kardus tersebut sebagai representasi dari pengecoran yang dilakukan oleh petani kendeng. Teatrikal yang dilakukan bersamaan dengan aksi pada Kamis (24/3) ini dilakukan oleh Aliansi Malang Peduli Kendeng bertujuan untuk menolak pembangunan pabrik semen milik PT. Semen Indonesia di Rembang.

Teatrikal yang dilakukan dalam aksi di depan kantor DPRD Kota Malang tersebut sebagai simbol bagaimana para pejuang kendeng, hingga hari ini menanggung beban adanya pembangunan pabrik semen oleh PT. Semen Indonesia. “Pembangunan pabrik semen di Kendeng dapat mengakibatkan pemasungan hak-hak rakyat,” ujar Muhammad Iqbal selaku Koordinator Lapangan.

Aksi yang bertajuk Malang Peduli Kendeng ini juga merupakan langkah menunjukkan kebersamaan dari para mahasiswa dan elemen-elemen masyarakat untuk kendeng. “Bahwasanya kita masih peduli dengan saudara-saudara kita yang ada di depan istana Negara, mereka juga melakukan hal ini, akhirnya kita juga tertarik melakukan salah satu bentuk kepedulian,” ujar Ikhwan.

Selain itu adanya aksi ini menurut Iqbal juga sebagai penghormatan kepada Patmi, salah seorang petani yang meninggal dalam aksi pengecoran kaki dengan semen beberapa hari yang lalu. Sebagaimana diketahui Patmi meninggal pada Selasa (21/3), pukul 03.00 dini hari dengan dugaan serangan jantung.

Selain aksi dan teatrikal Aliansi Mahasiswa Peduli Kendeng juga menggalang dana untuk membantu petani kendeng yang sedang melaksanakan aksi di jakarta. “ya mereka butuh makan, kopi, rokok.” Ujar Permata Putri Isma Ariani selaku, Koordinator Penggalangan Dana pada aksi tersebut.[Syams Shobahizzaman]

UAPM Inovasi
Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI, salah satu lembaga pers mahasiswa di Kota Malang, yang masih peduli dengan permasalahan sosial di lingkungan kampus serta sekitarnya.
http://uapminovasi.com

Leave a Reply