Tolak Pengesahan Omnibus Law, Aliansi Untuk Demokrasi Gelar Unjuk Rasa

Unjuk rasa tolak pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja dilakukan pada Senin Pagi (24/02). Unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa, buruh, tani, gerakan perempuan, dan beberapa LSM yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Demokrasi ini diawali dengan Long March pada pukul 10.00 WIB. Long March dimulai dari stadion Gajayana menuju Balai

Atas Nama Percaya: Harapan Perlindungan terhadap Penghayat Kepercayaan

Senin (27/01), para penghayat kepercayaan bercerita tentang diskriminasi yang mereka alami melalui sebuah film dokumenter yang berjudul Atas Nama Percaya. Film ini diambil dari Suku Marapu di Sumba, diproduksi oleh Watchdoc yang bekerjasama dengan Center for Religious and Cross Cultural Studies (CRCS) UGM dan the pardee school of

Dana Beasiswa PPA Membeku sampai Bulan November

Dana beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) untuk 134 mahasiswa/i UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tak kunjung cair. Di dalam dokumen petunjuk teknis (juknis) tertulis bahwa pencairan dana dilakukan mulai tanggal 21 Oktober 2019. Namun, sudah lebih dari dua minggu pasca pengumpulan nomor rekening, calon penerima beasiswa belum juga mendapatkan informasi

Tolak Pengesahan Revisi UU KPK, Warga Malang Gelar Tanda Tangan Massal

Tanda tangan massal di bentangan kain berwarna putih dilakukan pada Minggu pagi di Jalan Idjen, Kota Malang (22/09). Hal ini ditujukan sebagai sikap penolakan atas disahkannya Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK oleh DPR (17/09) yang dinilai sebagian masyarakat memperlemah agenda penindakan kasus korupsi. “Mengganggu

Papua, Diskriminasi dan Upaya Perdamaian

Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali melakukan Konferensi Pers di sekretariat Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Malang (25/08). Salah satu pernyataan sikap dari Konferensi Pers itu adalah menuntut Pemerintah Indonesia untuk menghentikan agenda pencitraan yang bertujuan menjebak pelajar dan mahasiswa Papua. Ima Pelle selaku Ketua Umum IPMAPA Malang menyebutkan salah satu agenda pencitraan terjadi di

Aksi Mahasiswa UIN Malang Tuntut Penggolongan UKT Jalur Mandiri

Mahasiswa UIN Malang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Uang Kuliah Tunggal (UKT) menyuarakan tuntutan agar dilakukan penggolongan UKT untuk Mahasiswa Baru (maba) jalur mandiri. Aksi ini dilaksanakan di depan gedung rektorat (16/08). Dari press realese peserta aksi dijelaskan bahwa jalur mandiri memperoleh UKT dengan golongan V, VI, dan VII.

Indikasi Pemukulan Saat Aksi Penurunan UKT

Ada indikasi pemukulan ketika Aliansi mahasiswa peduli Uang Kuliah Tunggal (UKT) UIN Malang melakukan aksi di depan gedung rektorat (16/08). Mubin, salah satu mahasiswa Jurusan Manajemen, menjadi korban pemukulan. Kejadian ini bermula saat Mubin tengah menginstruksikan kepada temen-temennya yang sedang duduk di dalam gedung rektorat untuk kembali berdiri. Secara tiba-tiba