Written by 22:03 Berita Kampus

Melihat MUSMA di Hari Pertama

 

Lembaga Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) UIN Maliki Malang mengadakan agenda Musyawarah Mahasiswa (Musma) pada selasa (27/12). Acara yang dilaksanakan di Yayasan Hidayatul Mubtadi’in, Tasikmadu, Malang, tersebut, tertunda selama lebih dari 8 jam dari jadwal semula yaitu pukul 08.00 WIB. Acara yang mustinya harus didatangi oleh seluruh anggota SEMA ini akan  membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) untuk acuan kepengurusan tahun depan. Namun, hingga pukul 16.20 WIB beberapa peserta penuh yang memiliki hak bicara dan hak suara dalam Musma belum datang. Perwakilan Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA-F) yang belum datang antara lain yaitu SEMA-F Humaniora, SEMA-F Syariah, SEMA-F Tarbiyah, SEMA-F Saintek.

Menurut Ubaidillah Nugroho selaku staff ahli dari SEMA-U dalam sambutannya, ketidakhadiran pihak-pihak tersebut dikarenakan adanya faktor akademik yang mengganjal anggota SEMA. “Mereka sedang mengurusi proses akademik,” tutur mahasiswa fakultas tarbiyah yang akrab dipanggil Ubaid. Sampai acara dimulai sebenarnya Ubaid sudah mencoba menghubungi pihak-pihak yang belum hadir. Selain itu hari libur juga menjadi penyebab ketidakhadiran mereka. “Ini anak tarbiyah sudah pulang, saya suruh balik,” tambahnya.

Muhammad Yusuf Habibi selaku ketua Sema-U mengklarifikasi ketidakhadiran sebagian peserta dikarenakan mereka sedang mengurus akademiknya. “Pihak saintek sedang seminar PKL, namun setelah  maghrib sudah lengkap, minimal 5 fakultas, sidang baru bisa dilanjut,” jelasnya melalui via Whatsapp.

Pada pukul 17.40 WIB acara kembali tertunda sebab adanya kesalahan dalam isi draf yang telah dibagikan kepada seluruh peserta sidang. Menurut Ubaid, yang sekaligus menjadi presidium satu sidang, draf tersebut belum mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. “kalau draf sudah ditetapkan sebagaimana terkait isinya, saya cuma khusnudzon saja, draf ini ada kekeliruan penggandaan,” katanya.

Acara ditunda selama 30 menit untuk penggantian isi draf sesuai permintaan peserta. Padahal menurut Ubaid, agenda tersebut telah dipersiapkan sejak sebulan yang lalu. Ia telah menghubungi berbagai pihak yang terlibat dalam rapat tertinggi di tingkat universitas tersebut. “Kalau untuk persiapan Musma sudah ada satu bulan lebih, kita satu bulan pertama sosialisasi ke seluruh legislatif, dan satu bulan sebelumnya kita sudah rapatkan,” ungkapnya.

Karena kemoloran ini Abdillah selaku perwakilan dari Sema-F Ekonomi merasa dirugikan. “kalau secara pribadi ya memang sedikit banyak terugikan cuma kalau ngomong secara lembaga kita ya memaklumi,” tuturnya. [Syams Shobahizzaman]

(Visited 25 times, 1 visits today)

Last modified: 23 Januari 2017

Close