Atas Nama Percaya: Harapan Perlindungan terhadap Penghayat Kepercayaan

Senin (27/01), para penghayat kepercayaan bercerita tentang diskriminasi yang mereka alami melalui sebuah film dokumenter yang berjudul Atas Nama Percaya. Film ini diambil dari Suku Marapu di Sumba, diproduksi oleh Watchdoc yang bekerjasama dengan Center for Religious and Cross Cultural Studies (CRCS) UGM dan the pardee school of

Tolak Pengesahan Revisi UU KPK, Warga Malang Gelar Tanda Tangan Massal

Tanda tangan massal di bentangan kain berwarna putih dilakukan pada Minggu pagi di Jalan Idjen, Kota Malang (22/09). Hal ini ditujukan sebagai sikap penolakan atas disahkannya Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK oleh DPR (17/09) yang dinilai sebagian masyarakat memperlemah agenda penindakan kasus korupsi. “Mengganggu

Papua, Diskriminasi dan Upaya Perdamaian

Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali melakukan Konferensi Pers di sekretariat Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Malang (25/08). Salah satu pernyataan sikap dari Konferensi Pers itu adalah menuntut Pemerintah Indonesia untuk menghentikan agenda pencitraan yang bertujuan menjebak pelajar dan mahasiswa Papua. Ima Pelle selaku Ketua Umum IPMAPA Malang menyebutkan salah satu agenda pencitraan terjadi di

Pembubaran Paksa Aksi Bentuk Kegagalan Demokrasi

Massa aksi yang terdiri dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) memperingati New York Agreement pada Kamis pagi (15/8). Peringatan New York Agreement dilakukan dengan longmarch dari stadion Gajayana menuju Balai Kota Malang. Namun baru sampai di perempatan BCA Jalan Kahuripan, massa aksi yang

Peringatan New York Agreement: Menuntut Kebebasan Menentukan Nasib Sendiri

Kamis pagi (15/08) massa aksi peringatan New York Agreement memadati Stadion Gajayana Malang. Massa aksi merupakan gabungan dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP). Massa aksi terdiri dari 43 orang. Mereka berkumpul pada pukul 08.30 WIB lantas melakukan longmarch dengan tujuan akhir Balai Kota Malang. New York Agreement merupakan perjanjian antara

Tuntut Hak-hak Buruh Penyandang Disabilitas

Massa aksi memadati Balai Kota Malang dalam peringatan Hari Buruh Internasional (01/05). Mereka menamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Malang Bersatu (ARMB). Ada 16 tuntutan yang dibawa oleh ARMB, salah satunya menuntut ketegasan mengenai hak-hak difabel dalam aspek ketenagakerjaan, fasilitas pendidikan dan aspek-aspek kehidupan lainnya. Anjas Rusmono, dalam orasinya menuntut diterapkannya hak inklusi bagi buruh penyandang

Luthfi Chafidz; PHK Masih Terus Terjadi Di Kota Malang

Rabu pagi (01/05) bertepatan dengan hari Buruh Internasional, elemen mahasiswa dan buruh berkumpul di depan Balai Kota Malang. Mereka  melakukan aksi serta orasi menuntut pemenuhan hak-hak buruh. Anggota Front Persatuan Buruh Indonesia (FPBI), Khoirul Anam menyatakan Pemutusan Hak Kerja (PHK) sepihak yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku menjadi salah satu tuntutan mereka. Khoirul Anam merupakan