Papua, Diskriminasi dan Upaya Perdamaian

Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali melakukan Konferensi Pers di sekretariat Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Malang (25/08). Salah satu pernyataan sikap dari Konferensi Pers itu adalah menuntut Pemerintah Indonesia untuk menghentikan agenda pencitraan yang bertujuan menjebak pelajar dan mahasiswa Papua. Ima Pelle selaku Ketua Umum IPMAPA Malang menyebutkan salah satu agenda pencitraan terjadi di

Lalapan Telur Tempe dengan Rasa Papua Merdeka

Warung lalapan kerupuk Cak No mulai sepi jam sepuluh malam. Seperti malam-malam sebelumnya, ia bersama istrinya duduk santai di kursi warung menunggu pelanggan yang biasanya datang jam segini. Dua gadis kecilnya sudah terlelap di atas kasur, di sudut warung. Cak No menghisap sebatang kretek, istrinya mengipasi lehernya yang berkeringat. Sambil

Masyarakat Lakardowo Berharap Agar Akademisi Ikut Berjuang

Perjuangan warga Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto sudah dimulai sejak tahun 2014. Mereka menuntut tanggungjawab perusahaan pengelola limbah PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) yang telah mencemarkan lingungan dengan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Dukungan untuk perjuangan warga pun datang dari berbagai pihak, termasuk akademisi. Daru Setyorini, dosen Magister

Mengapa UAPM Inovasi Mengkritik Kampus?

Anggaran dana pagu UKM Unit Aktifitas Pers Mahasiswa (UAPM) Inovasi sempat dibekukan pada 23 Agustus 2018 lalu. Pembekuan itu dikarenakan pihak kemahasiswaan UIN Maliki Malang merasa dirugikan dengan satu tulisan di website uapminovasi.com. Tulisan yang dimaksud adalah opini dengan judul “Kampus Fulus Albab”. Pihak kemahasiswaan merasa keberatan dengan judul itu, karena

Mengklarifikasi Dugaan Pencemaran Al-Qur’an

Pada tanggal 23 Agustus 2018, pihak kampus mempermasalahkan beberapa tulisan Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) Inovasi di website uapminovasi.com yang mengkritik kebijakan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Salah satunya adalah opini yang berjudul “Kampus Fulus Albab”. Pihak kampus merasa dirugikan dengan dengan judul itu, karena menyinggung cita-cita kampus yang

Menanggapi Ucapan Pak Rektor

Rektor UIN Maliki Malang, Abdul Haris Al Muhasibi memberi sambutan kepada para mahasiswa baru (Maba) dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan 2018 di lapangan UIN Maliki Malang (13/08). Di tengah-tengah sambutannya, Haris berkata, “dan saya lihat wajah-wajah anda adalah wajah-wajah presiden, tidak ada wajah-wajah petani atau buruh, anda adalah harapan

Uang Kuliah Tinggi yang Tak Transparan

Pada tanggal 30 April sampai 4 Mei 2018, terlihat beberapa calon mahasiswa baru bersama orang tuanya mendatangi gedung rektorat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Calon mahasiswa baru itu berasal dari jalur SNMPTN. Mereka mendatangi gedung rektorat untuk memohon keringanan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang didapatkan. Para