aku mengenal seorang raksasa
dengan kaki tangan yang amat besar
matanya selalu memelototi yang bernama keadilan
seolah ia tak mau itu ada
tangannya memegang rantai
yang terikat di leher manusia di bawah kakinya
kakinya yang megah terangkat satu
sebagai ancaman bagi mereka yang tak mau diam
siap menginjak dan menyepak
giginya yang bertaringkan emas
hasil dari keringat manusia yang dipaksa menghamba
rambutnya yang lebat dan terkepang
bak cambuk kematian
tubuhnya yang gempal
berjubahkan sutra uang tunjangan
dia duduk
bak seorang pengawas ujian nasional
di singgasana yang bertatahkan intan berlian
dia sang raksasa
punya pembantu kepercayaan
ormas-ormas fasis, partai penindas,
dan seorang individu berperut gendut
mereka sekomplotan pengawas manusia
yang tak beruntung dan terpaksa menghamba
ikut menghisap tulang mereka
memeras keringat para buruh
dan membodohi para petani
raksasa itu yang bertubuh besar
dengan rantai ditangannya
kusebut dengan NEGARA
Oleh: Achmad Gilang Rizkiawan
Last modified: 18 Juli 2016
