Tanah syurga dunia memuji
Negeri yang kaya penjuru iri
Merdeka di kaki sendiri
Tekad pendiri negeri
Nusantara terpongah dengan harta melimpah
Menengadah dengan perhiasan nan indah
Ibu pertiwi???
Usia renta tak serta mendewasa
Tua haus tahta, muda candu ganja
Daratan metropolitan sarang PSK
Desa suburkan penguasa yang congkel perut jelata
Hasrat membabi buta
Tunas bangsa mengurcaci
Darah muda untuk mengabdi mantapkan jati diri
Berubah menjadi panghancur negri
Sumringah tanpa harga diri
Tak malukah kalian menjadi pecundang
Menjadi boneka Adikuasa
Disenjatai tuk bantai negeri sendiri
Darah merah bangsa bangkitlah!
Kencangkan ikat pinggang
Singsingkan lengan baju
Garuda tak sabar kepakkan sayapnya
Terbang membawamu takhlukan dunia
Darah putih bangsa sadarlah!
Tisu ibu pertiwi adalah dirimu
Penulis: Husnizan Hayati, Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Last modified: 27 September 2018

