Senin (05/06) pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) hari pertama Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) bagi mahasiswa semester 2 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak berjalan dengan baik karena. Hal tersebut lantaran website yang mereka akses untuk keperluan ujian tersebut mengalami server down.
Krisna Eka, Mahasiswa Semester 2 program studi Hukum Ekonomi Syariah merasa terganggu dengan masalah ini. “Tentunya [server down] sangat mengganggu ujian, karena seharusnya ujian dilaksanain di hari Senin itu diundur menjadi hari Selasa.” Senada dengan Eka, Muhammad Munir, Mahasiswa Semester 2 program studi Tadris Bahasa Inggris juga mengatakan hal yang sama. Dia juga menambahkan, ujian yang seharusnya selesai dalam waktu setengah jam malah menjadi satu jam karena kendala ini. “Harusnya bisa cepet malah jadi lama gara-gara mau ganti soal aja butuh sampai lima menit,” tegas Munir.
Menurut Nur Qomari, selaku ketua pengelola PKPBA, yang bertanggung jawab atas error-nya server website UAS PKPBA, bukan tim penyelenggara ujian PKPBA, melainkan Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. “Penyelenggaraan ujian PKPBA kemarin itu ada beberapa pihak yang terlibat yang pertama untuk sistem aplikasi ujiannya sendiri itu menggunakan open source, model yang dimana itu di-tuning [proses optimalisasi aplikasi] dan dikembangkan oleh temen-temen di PKPBA, akan tetapi untuk bisa menjalankan itu kan butuh infrastruktur ya, infrastruktur servernya itu ada di PTIPD,” terangnya.
Abid Yusron, selaku Kepala PTIPD mengatakan bahwa eror ini terjadi karena miskonfigurasi yang terjadi ketika berlangsungnya ujian. Hal ini disebabkan karena komposisi soal ketika uji coba yang telah dilakukan sebelum ujian dilaksanakan berbeda saat ujian berlangsung. Keterbatasan database juga mempengaruhi berjalannya sistem yang dijalankan oleh PTIPD. “Sumber daya yang kita miliki tidak unlimited ya, dan ada batasan karena harganya mahal sekali.”
Baca Juga: Laman PBAK Semrawut, Maba Kalang Kabut
Mahasiswa Baru (Maba) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merasa bingung dengan penugasan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018. Farah Fauzia salah satu peserta mengeluhkan terkait adanya permasalahan di laman pbak.uin-malang.ac.id. “Web-nya masih error, jadi ini nunggu sampai webnya udah selesai baru bisa diunggah,”. Ujar maba Jurusan Biologi tersebut (12/8).
Penyebab utama dari error-nya ujian PKPBA kemarin adalah jenis soal yang menggunakan audio. Berbeda dengan jenis soal teks, soal yang menggunakan audio membutuhkan storage yang lebih besar dan cepat. Dalam menyelesaikan masalah error ini, tidak bisa langsung selesai tetapi membutuhkan waktu untuk menganalisis masalah yang terjadi. “Optimasi tadi itu yang berjalan untuk aplikasi lain itu butuh waktu, karena harus mempelajari parameter apa yang naik, proses apa yang menghabiskan ini,” jelasnya.
Abid juga menambahkan, untuk masalah ujian PKPBA kemarin, file yang masuk ke dalam server termasuk dalam file kategori tinggi untuk dibaca. Terlebih data yang masuk ke server lebih banyak berbasis audio. Sehingga untuk menunggu data audio terinput semua, harus ada sistem lain yang di-takedown, sembari menunggu data secara penuh ditransmisikan ke SSD, “banyak yang audio yang besar filenya, ini perlu dialihkan ke SSD, pengalihan ini tidak serta merta bisa dialihkan tapi harus ada sistem lain yang kita take down dulu untuk bisa melayani ini, itu tadi karena keterbatasan resource juga,” tambah Abid mengeluhkan server yang terbatas.
Server yang down saat UAS PKPBA kemarin tidak terjadi Ketika UAS saja, disetiap muroja’ah yang dilaksanakan setiap 2 minggu juga mengalami down. Munir mengharapkan hal ini tidak terus terjadi. Senada dengan Munir, Eka juga mengharapkan hal yang sama, dia juga mempertanyakan dana yang sudah dijabarkan oleh rektorat seharusnya digunakan untuk memperbaiki masalah ini. “Dana yang sudah seharusnya di semestinya itu digunakan untuk memperbaiki server atau web,” pungkas Eka. []
Editor: Ajmal Fajar Sidiq
bahasa arab pembelajaran pkpba server down
Last modified: 15 Juni 2023

