Senin (19/08) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar halal bi halal dan silaturahmi. Acara yang bertajuk sosialisasi dan pembinaan mental spiritual keluarga besar dan masyarakat sekitar kampus itu mengundang seluruh dosen,staf, rektor dan jajarannya, serta masyarakat sekitar. Rangkaian acara yang bertempat di gedung Jenderal Besar H. Muhammad Soeharto itu dimulai dengan sambutan-sambutan, tausiyah, dan dilanjutkan dengan ramah tamah.
Namun sayang, acara yang juga dihadiri mantan rektor UIN Maliki Malang periode lalu, Imam Suprayogo dan mantan menteri agama, Said Agil Munawar, terlihat banyak kursi yang kosong. Tak terlihat wakil dari mahasiswa yang diundang dalam acara tersebut. Hanya saat makan-makan mahasiswa ikut mengantri di meja prasmanan.
Padahal pada backdrop panggung tertulis “keluarga besar kampus”.
Dalam sambutannya, Mudjia Rahardjo selaku rektor bercerita mengenai telah adanya 29 negara yang kuliah di UIN Maliki Malang. Di akhir pidatonya, Ia menyampaikan permohonan maafnya setelah menjabat selama tiga bulan.
Sedangkan Imam Suprayogo dalam sambutan menggelorakan semangat persatuan dan pembangunan UIN Maliki Malang. “Hal yang paling sulit adalah membangun spirit,” ujarnya menggebu-gebu. Ia juga berharap agar pemimpin baru lebih dapat mengembangkan UIN Maliki Malang. [Imam Abu Hanifah]
halal bi halal rektor rektorat UIN Malang
Last modified: 18 Juli 2022
