Senin (22/7) Bagian Administrasi Kampus (BAK) pusat Universitas Islam Negeri (UIN) Malang telah membuka Sistem Akademik (SIAKAD) online untuk pemrograman perencanaan studi mahasiswa di semester ganjil.
Mahasiswa bisa dibilang cukup antusias datang ke kampus untuk itu. Hal ini seperti yang terlihat pada parkiran sepeda motor di depan parkiran fakultas Ekonomi yang meluber hingga di belakang gedung C dan antrian mahasiswa pada BAK fakultas Ekonomi. Berbeda dengan pasca ujian akhir semester genap, mahasiswa banyak yang pulang sehingga parkiran kampus UIN Malang terlihat kosong.
Banyak mahasiswa yang mengeluhkan kelemotan siakad yang terjadi pada semester ini. Keluhan mahasiswa juga disinyalir akibat siakad kampus yang sering error, ini juga merupakan faktor yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi mahasiswa untuk memprogram studinya. “Siakadnya lemot, apa lagi pas hari Senin,” ujar Bayu selaku mahasiswa Bahasa Sastra Arab (BSA).
Zainal Abidin selaku ketua LPSI menerangkan, kelemotan dan ke-erroran yang terjadi pada SIAKAD, disebabkan akibat kapasitas server yang tidak mencukupi pengunjung yang melebihi kapasitas, karena bukan hanya mahasiswa saja yang memakainya. Dosen, pegawai, maupun BANK yang berhubungan dengan UIN Malang juga ikut memakai SIAKAD.
Keterbatasan server yang dimiliki oleh kampus juga menjadi pelecut utama kelemotan dan ke-erroran yang terjadi pada SIAKAD. Hingga kini, pihak LPSI hanya memiliki satu buah server data base, yang digunakan untuk menangani berbagai macam program on-line. “Kita hanya memiliki satu buah server data base, yang harus menampung berbagai macam program on-line,” ujar Zainal.
Bukan hanya pada semester ganjil ini saja, namun hampir di setiap pemrograman dihadapkan masalah seperti ini, seperti pada semester genap kemarin (lihat di uapinovasi.com pada (11/2/12) KRS ngaret, LPSI dan BAK angkat tangan)
Endah Kurniawati Purwaningtyas selaku ketua BAK Pusat menjelaskan, pihaknya telah mengupayakan seoptimal mungkin untuk membenahi system pemerograman mahasiswa. “Kami sudah mengupayakan, tapi inikan bukan surga dengan hanya kun fayakun langsung jadi,” kata Endah.
Untuk memperbaiki sistem siakad kedepannya, ketua LPSI berjanji pada tahun ini akan membeli data base yang baru. Hal ini dilakukan guna mengkhususkan date base pada siakad, agar tidak terjadi lagi kelemotan ataupun ke-erroran pada semester selanjutnya. “Ya Insya Allah di semester depan sudah menjadi lebih baik,” sambung Zainal.
Kita tunggu saja jawabannya, apakah pada semester genap nanti menjadi lebih baik?
[Drei Herba Ta’a Budi]
Last modified: 18 Juli 2022

Semoga ke depannya bisa lebih baik