Written by 20:22 Puisi, Sastra

Puisi-Puisi Ajmal; Tentang Kiamat

TENTANG KIAMAT

kita:

duduk di antara dua bangku terpisah

mawar hitam dan kuburan yang berjajar.

selepas dentang jam pertama, kita belajar

mendengar guru yang saat itu resah.

katanya:

“kiamat sudah dekat”

“gemuruh petir akan menyambar”

“manusia akan disapu kilat”

“jangan lagi ucap sesumbar”

“siapkan diri agar selamat”

kita:

di antara dua bangku terpisah

tetap menyimak dan menggambar.

kau menggambar perang,

aku menggambar darah.

Juli, 2021

_________________

SURAMADU

sura-madu

air beradu pandang

ikan-ikan menari

tamu-tamu bertandang

suram-adu

air memecah riuh

kapal bergolak

ikan-ikan dihantam guruh

tamu-tamu berteriak

dan

jembatan melenggang lengan

antara dua benua yang dibangun angan

kini tumbuh bunga karangan.

Juli, 2021

(Visited 222 times, 1 visits today)

Last modified: 05 Juli 2021

Close