Dana Belum Turun, Terpaksa Pakai Uang Peserta

Kamis, (12/11) dana transportasi untuk 29 peserta Olimpiade Sains dan Kreasi Inovasi (OSKI) 2019 sampai saat ini belum cair. Padahal seharusnya dana transportasi ditanggung oleh Kemenag. Namun, karena tak kunjung turun akhirnya 14 November lalu kontingen UIN Malang yang lolos semifinal menggunakan uang pribadi mereka untuk pergi ke Makassar.

“Awalnya dijanjikan seperti itu. Uang transportasi ditanggung oleh pihak Kemenag.” terang Dini Ma’rufa Tsani, yang merupakan salah satu peserta OSKI 2019. Mahasiswa jurusan Kimia semester tujuh ini  mengaku belum mendapat kejelasan dari pihak fakultas maupun dari pihak panitia mengenai waktu pencairan dana transportasi, “Gak jelas sih kapan cairnya, hanya ditunggu saja. Kalo ada pasti ada info dari grup (Whatsapps). Tapi masih belum ada,” jelasnya. Dia menyebutkan bahwa terakhir mereka hanya menanyakan hal tersebut lewat grup Whatsapp pada tanggal 8 Desember.

Peserta lainnya, Vera Vania, juga membenarkan bahwa sebelum pemberangkatan mereka sudah ada rapat (7/11) bersama Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Saintek Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Fakultas Saintek. “Tiket pesawat ditanggung Kemenag, tapi berhubung dananya belum cair, jadi ya disuruh pake dana pribadi,” tambahnya. Setiap peserta menghabiskan biaya kurang lebih 2 juta rupiah. “Tergantung tiketnya sih. Soalnya beda-beda harganya. Tapi sekitar 2 jutaan. Ada yang 1 juta, 1 jutanya lagi ditalangin sama Ibu Weni Susilowati bagian keuangan (yang mengurusi uang keberangkatan-red),” timpalnya.

Vera berharap dana transportasi tersebut segera turun karena dia berniat menggunakan uang itu untuk keperluan biaya kuliah seperti membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dalam dekat ini. “Ya, buat uang kuliah juga. Apalagi sebentar lagi mau bayar UKT”, terangnya.

Imam Tazi selaku Wakil Dekan Fakultas Saintek Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni menerangkan bahwa peserta yang lolos semifinal tersebut memang dibiayai seluruhnya oleh Kemenag. Namun ketika waktu pemberangkatan, dana yang dimaksudkan belum juga turun. “Sehingga mahasiswa itu harus nalangin dulu untuk transportasinya ke sana. Nanti akan dikembalikan  oleh Kemenag,” terangnya.  

Saat dimintai penjelasan, Wasilah Sihabuddin, selaku Ketua Pelaksana OSKI 2019 mengaku sudah ada Surat Keputusan (SK) mengenai pencairan dana tersebut dan sudah ditandatangani. “Proses pencairan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pusat itu antriannya ribuan, jadi dimohon kesabaran dari peserta semua. Tapi insyaallah dalam waktu dekat ini kok”, jelasnya.

Imam juga membeberkan bahwa bukan hanya uang transportasi dan akomodasi yang akan dikembalikan. Melainkan setiap peserta yang lolos semifinal tersebut juga akan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 6.900.000. Dia juga memastikan bahwa dana tersebut akan cair bulan ini, “Karena ini mau tutup buku kan, ya. Pasti sebelum akhir Desember insyaallah sudah cair semua. Gak mungkin sampai masuk 2020” []

Leave a Reply