Written by 17:06 Berita, Berita Kampus

Kampus Dua, Apakah Juga Menjadi Nomor Dua Dalam Pemira?

Antusias mahasiswa Jurusan Pendidikan Kedokteran untuk Pemilihan Umum Raya (Pemira) 2017 sangat tinggi, dibuktikan dengan tidak ada satu pun dari mereka yang tidak memilih dalam pelaksanaan Pemira. Namun hal ini tidak diimbangi dengan sosialisasi terkait Pemira oleh pihak Komisi Pemilihan Umum Universitas (KPU-U). Mereka juga tidak mendapatkan sosialisasi terkait pemaparan visi dan misi para calon Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) dan Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U).

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kedokteran yang bertempat di Kampus II ini bahkan tidak mendapat sosialisai tentang siapa saja calon yang akan mereka pilih untuk menjadi Ketua DEMA-U dan SEMA-U. “Kita minta poster dari dulu sampai hari kampanye pun gak dikasih-kasih,” tutur Fahrurrozi Hari Purnomo, mahasiswa Jurusan Pendidikan Kedokteran yang juga ditunjuk menjadi anggota KPU di jurusannya.

Menanggapi hal ini Ahmad Wildan Sofi selaku Ketua KPU-U mengaku lupa tentang Pemira untuk mahasiswa Jurusan Pendidikan Kedokteran. “Ada sebenarnya pamflet, cuma kemaren itu pamfletnya ketinggalan disini,” terangnya. Selanjutnya, menurut Sofi, ia kemudian berkoordinasi dengan Basyar Atnani agar menyebarkan pamflet yang sudah ada di media sosial untuk dibagikan di grup mahasiswa Jurusan Pendidikan Kedokteran. Basyar sendiri merupakan ketua Himpunan Mahasiswa Persiapan Pendidikan Dokter (HMPPD).

Namun, setelah diverifikasi pada Basyar melalui whatsapp, menurut Basyar pesan yang dikirimkan oleh Sofi adalah foto para calon, bukannya poster. Foto tersebut baru dikirimkan pukul 06.50 WIB, pada hari pelaksanaan Pemira (29/3). Padahal Pemira di Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesahatan dilaksanakan pukul 07.30 WIB. Artinya, foto tersebut baru dikirimkan kepada Basyar, 40 menit sebelum pelaksanaan Pemira.

Tidak adanya kampaye dari calon Ketua DEMA-U dan SEMA-U membuat mahasiswa Jurusan Pendidikan Kedokteran tidak mengetahui siapa sosok yang akan mereka pilih untuk menjadi Ketua DEMA-U maupun SEMA-U. Mereka juga tidak mengetahui visi misi para calon. “Pemira, anak-anak pasti 100% gatau itu siapa?” ujar Fahrurrozi. Senada dengan Fahrurrozi, Firnanda yang juga ditunjuk sebagai KPU Jurusan Pendidikan Kedokteran juga tidak mengetahui tentang calon, “Kita sendiri (KPU_red) aja gatau, tentang siapa mereka soalnya mereka orasi di Kampus I, debat di Kampus I, semuanya kampanye di Kampus satu,” tuturnya. [Gita Niken Madapuri]

 

(Visited 7 times, 1 visits today)

Last modified: 05 Mei 2017

Close