Written by 03:55 Berita Kampus, Straight News

Pengadaan Jas Almamater Molor

Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) 2013 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi ditutup pada Jumat malam 24 Agustus 2013. Dalam lima tahun terakhir, baru sekali ini sejarah OPAK UIN Maliki Malang tidak menggunakan jas almamater. Meski sudah membayar biaya pendidikan Rp 7.300.000,00 untuk ilmu sosial dan Rp 7.550.000,00 untuk ilmu eksakta, sampai saat ini sebanyak 3100 mahasiswa baru (maba) dari enam fakultas belum mendapatkan jas almamater. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pengadaan jas almamater molor. Dana untuk pengadaan jas almamater yang berasal dari dana DIPA anggaran 2013 belum disahkan Departemen Agama (Depag). Sebab belum disahkan ini, dikarenakan semua anggaran Depag diblokir oleh DPR. Faktor yang lain adanya prosedur lelang sesuai aturan Perpres (Peraturan Presiden).


Mengenai pemblokiran dana anggaran ini, Pihak biro administrasi umum UIN Maliki Malang menjelaskan sudah bekerja sesuai prosedur. “semua anggaran yang dimiliki UIN Maliki diblokir oleh Depag, kampus punya dana tapi tidak boleh digunakan dulu sebelum disahkan,” kata Kepala Biro Administrasi Umum, H. Slamet. Pemblokiran dana Depag oleh DPR ini tak lain karena Kemenag terlambat menyerahkan form daftar isian pengisian anggaran (DIPA). Jika kementerian lain sudah selesai menyerahkan sejak Desember lalu, Kemenag baru menyerahkan pertengahan Januari 2013 sehingga DPR langsung memblokir dana tersebut. (Informasi dilansir dari http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/03/07/mjau1a-suryadharma-ali-pemblokiran-kemenag-bukan-di-kemenkeu-tapi-dpr)


Pada 20 Juni 2013 akhirnya departemen keuangan (depkeu) mengesahkan dana PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Artinya dana anggaran UIN Maliki Malang tahun 2013 sudah disetujui. Namun, dana tersebut baru dapat digunakan Setelah 1 minggu kemudian karena harus revisi anggaran terlebih dahulu.


Panitia Pengadaan Jas Almamater Mahasiswa Baru yang terbentuk pada 26 Juni 2013 akhirnya baru dapat bekerja. Dalam menjalankan kinerjanya, Panitia harus bekerja sesuai dengan prosedur yang telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpers) no.54 tahun 2010 dan Perpres no.70 tahun 2012. Dalam Perpres tersebut dijelaskan bahwa syarat pengadaan jas almamater yang nilainya diatas Rp 200.000.000,00 harus melalui lelang. Perlu diketahui, anggaran pengadaan jas almamater UIN Maliki Malang berdasarkan DIPA BLU Tahun Anggaran 2013 senilai Rp 375.000.000,00.


Salah satu anggota Panitia pengadaan jas almamater, Abdul Ghofar Ahmad Chan mengatakan tidak mungkin sulapan untuk pengadaan, “tiba-tiba pesen ke CV. A nge-drop barang sebelum muncul pemenang, itu tidak bisa,” ujarnya. Menurutnya, panitia  pengadaan jas almamater tidak berani melanggar aturan, “kami tidak berani melanggar aturan, moro-moro diadakan dulu, pertanggung jawaban belakangan kayak dulu-dulu, yang tahun dulu-dulu kan seperti itu. Kita sekarang ini nggak berani, karena diaudit.” tambahnya.


Dari pelelangan yang dibuka 1 juli 2013, CV. Mumtaz Sejahtera keluar sebagai pemenang lelang dengan harga penawaran Rp 293.910.000,00. CV. Mumtaz Sejahtera mempunyai waktu 40 hari untuk bekerja pengadaan jas almamater mulai 23 Juli 2013 setelah penandatanganan kontrak.


Menurut Chan, panitia pengadaan jas almamater sudah mengupayakan agar pengadaan berjalan cepat, namun perusahaan juga mempunyai kendala. Ketua panitia pengadaan jas almamater, Achmad Diny Hidayatullah, menjanjikan jas almamater akan dibagikan antara pertengahan dan akhir bulan September.


Maba bersuara soal kemoloran pembagian jas almamater, Rosa Diana dari jurusan Kimia. Dia mengeluh, kemoloran jas almamater cukup mengecewakan, karena kemoloran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) adalah suatu kesalahan teknis kalangan atas yang tidak seharusnya terjadi. Apalagi sudah kuliah aktif tapi tidak ada kabar kapan akan dibagikan jas almamater tersebut. Hal yang sama dirasakan Nunung Aprilia Rohmawati, maba jurusan Hukum Bisnis syariah (HBS). Dia meminta agar jas almamater segera dibagikan. [Aris Syaiful Anwar]

(Visited 48 times, 1 visits today)

Last modified: 18 Juli 2022

Close