Beberapa warga yang masih bertahan di desa Ngramban, kecamatan Ngantang mengalami krisis air bersih (19/2). Pasalnya, pipa air yang berasal dari Sumber di Gunung Kelud rusak. “Pipanya sepertinya rusak karena ledakan mbak. Soale airnya tidak mengalir sejak gunungnya meletus. Sampai sekarang tidak ada warga yang berani ke sana,” ucap Sugeng, salah satu penjaga Posko bantuan desa Ngramban.
Mereka pun akhirnya mendapatkan jatah air bersih dari KUD (koperasi unit desa) setempat. Menurut Tuji, rekan Sugeng, orang-orang KUD menggunakan mobil pick up bertanki untuk mencari air bersih dari sungai. Hasilnya kemudian dibagi-bagikan ke setiap rumah warga untuk kebutuhan memasak dan mencuci.
Masing-masing kepala keluarga hanya mendapat jatah dua ember, “Masing-masing orang dapet secukupnya, mbak. Pakek airnya hemat. Coba sekolah mbak bisa bantu bawa tanki air ke sini,” tambah Tuji. [Uswatun Hasanah]
bencana alam ekologi erupsi Kelud malang posko
Last modified: 18 Juli 2022
